Membuat indikator baterai




* Buat klip video baru

* Dalam klip video membuat setidaknya 2 lapisan:
**''''ActionScript: Dalam lapisan ini membuat sebagai banyak keyframestingkat Anda ingin ditampilkan. (kita akan memilih 8 tingkat dalam contoh ini)
**''''Tingkat: Dalam frame pertama, membuat bar tingkat sesuai dengan tingkatterendah.
Pada frame terakhir membuat keyframe dan peregangan bar tingkat ke tingkattertinggi.
Kemudian tambahkan sebuah motion tween.
**''''Latar Belakang: Anda dapat menambahkan lapisan untuk menempatkansemua komponen statis Anda.
** Timeline Anda akan seperti ini: [[Gambar: Timeline_battery.jpg]]

* Pada keyframe pertama lapisan ActionScript''''menambahkan kode ini:
levelsNumber = 8;
batMax = fscommand2 ("GetMaxBatteryLevel");
batLevel = fscommand2 ("GetBatteryLevel");
batSource = fscommand2 ("GetPowerSource");
batLevel2 = Math.ceil (batLevel * levelsNumber / batMax);

if (batSource == 0) {/ / Jika pengisi daya tidak terpasang
gotoAndPlay (batLevel2);
}
/ * Jika pengisi daya terpasang, akan pergi ke nextframe,
sehingga indikator baterai akan animasi .* /


* Dalam semua keyframes lain menambahkan kode ini:

panggilan (1);

* Letakkan ini klip film ke adegan Anda.


Menambahkan indikator persentase

Jika Anda ingin menambahkan indikator teks:
* Buat layer baru dan menambahkan teks dinamis.
* Isi kolom var''''untuk link ke variabel (dengan asumsi''''batText dalam contoh ini)
* Tambahkan kode ini di keyframe pertama lapisan ActionScript'''', tepat sebelum pernyataan if:

batText = "Tingkat Baterai:" tambahkan math.ceil (batLevel * 100/batMax)menambahkan "%";


Flash Lite 2.x direkomendasikan perbaikan

*''''' panggilan '(1)'': Tindakan ini usang dalam mendukung'''''pernyataan fungsi'''.
Tingkat *''[...]: "'''tambahkan''' Math.c [...]'': Macromedia merekomendasikan agar Anda menggunakan operator'''+'''.

free download Jogja Hip Hop Foundation


JOGJA HIP HOP FOUNDATION


Ki Jarot - Jogja Tetap Istimewa

Ki Jarot - Jogja Tetap Istimewa by Andre Septyawan

JHHF- Cicak Nguntal Boyo

JHHF- Cicak Nguntal Boyo(2) by Andre Septyawan

Membuat indikator sinyal

Make Nymbian Nokia Signal
  • Buat klip video baru
  • Dalam klip video membuat setidaknya 2 lapisan:

         * ActionScript: Pada lapisan ini membuat sebagai banyak keyframes tingkat Anda ingin menampilkan ditambah satu. (kita akan memilih 8 tingkat dalam contoh ini, jadi 9 frame untuk menciptakan)
         * Level:
               o Dalam frame pertama, buat sebuah bar tingkat sesuai dengan tingkat terendah.
               o Dalam rangka terakhir tetapi menciptakan keyframe dan peregangan bar level Anda ke tingkat tertinggi. Kemudian tambahkan sebuah tween gerakan.
               o Dalam frame terakhir menggambar indikator yang sesuai untuk negara "tidak ada jaringan".

         * Latar Belakang: Anda dapat menambahkan lapisan untuk menempatkan semua komponen statis Anda.
        
  • timeline Anda akan seperti ini:  

  • Dalam keyframe pertama dari lapisan ActionScript menambahkan kode ini:
levelsNumber=8;
signalMax = fscommand2("GetMaxSignalLevel");
signalLevel = Math.ceil(fscommand2("GetSignalLevel")*levelsNumber/signalMax);
networkstatus = fscommand2("GetNetworkStatus"); 
 
if (networkstatus == 0) { //If there is no network
 signalLevel = levelsNumber + 1;
}
 
gotoAndPlay(signalLevel);
  • Dalam semua keyframes lain menambahkan kode ini:
call(1);
  • Pasang ini klip video ke dalam adegan Anda.

Honda CBR250R

Honda CBR250R resmi dipasarkan di Indonesia sejak Jum’at 25 Februari 2011, peluncuran Honda CBR250R merupakan salah satu upaya Honda untuk meningkatkan citra mereka di segmen sepeda motor "sporty" yang pasarnya masih kecil di Indonesia, dengan bandrol harga Honda CBR250r Rp 39,9 juta untuk tipe non-ABS dan Rp 46,5 juta untuk tipe ABS apa saja kelebihan yang ditawarkan oleh Honda? berikut ini spesifikasi CBR250R.

Honda CBR250R merupakan produk global yang diluncurkan di Eropa, Amerika, Australia, dan Asia, jadi pada peluncuran Honda CBR250R di Indonesia kali ini, pihak Honda tidak terkesan tanggung-tanggung, mereka mendatangkan 3 pembalap Honda di ajang Moto Gp,mereka adalah Dani Pedrosam Andre Dovizioso, dan Casey Stoner.

Honda CBR250R di desain menggunakan mesin CS250RE 4 langkah dengan kapasitas 249 cc dan menggunakan liquid cooled , mesin tersebut memiliki sistem injeksi khas dari Honda, programmed fuel injection system (PGM-FI) yang membuat Honda CBR250R menjadi ramah lingkungan dengan standar emisi Euro3 serta memiliki transmisi 6 percepatan,

Sistem suspensi belakang Honda CBR250R menggunakan sistem Pro-Link , dimana sistem ini akan mengurangi goncangan pada tempat duduk sehingga terkesan lebih lembut saat sepeda motor ini dikenadarai. Honda CBR250R memiliki 3 pilihan warna pilihan yakni Candy Ruby Red, Asteroid Black Metallic dan Sword Silver Metallic

Berikut ini Spesifikasi Teknis Honda CBR250R :

Sales name: CBR250R
Model type : Honda MC41
Overall length × Overall width × Overall height (m) : 2.035 × 0.720 × 1.125
Wheelbase (m) : 1.370
Ground clearance (m) : 0.145
Seat height (m) : 0.780
Curb weight (kg) : 161 (STD) 165 (ABS)
Riding capacity (No. of people) : 2
Minimum turning radius (m) : 2.5
Engine type : CS250RE, liquid-cooled 4-stroke DOHC single cylinder
Displacement (cm³) : 249
Bore × Stroke (mm) : 76.0 × 55.0
Compression ratio : 10.7
Fuel supply system : Programmed fuel injection system (PGM-FI)
Starter type : Self-starter
Ignition type : Full-transistor battery ignition
Lubricating type : Wet sump
Fuel tank capacity (L) : 13
Clutch type : Wet multiplate with coil springs
Transmission type : Constant mesh 6-speed return
Transmission gear ratio : 1-speed 3.333
2-speed 2.118
3-speed 1.571
4-speed 1.304
5-speed 1.115
6-speed 0.963
Reduction gear ratio (primary, secondary) : 2.808 / 2.714
Caster angle/Trail (mm) : 25ยบ00´/ 95
Tire size : Front 110/70-17M/C
Rear 140/70-17M/C
Brake type : Front Hydraulic disk
Rear Hydraulic disk
Suspension type : Front Telescopic
Rear Swing arm (Pro-link suspension system)
Frame type : Diamond

Mengatasi Suara Misterius pada Satria FU 150

Pada kesempatan yang berbahagia ini perkenankanlah saya selaku owner blog ini mengucapkan rasa syukur yang tak terhingga karena atas segala nikmat yang telah diberikan Tuhan Yang Maha Esa kepada saya,,sehingga saya diperkenankan untuk memposting secuil informasi untuk para FU Mania yang haus akan informasi dan perkembangan dari motor tercinta kita Suzuki Satria FU 150
Wah pembukaan yang sangat panjang dan sedikit padat 
Langsung aja,jujur aku dah lama ga posting karna masalah tugas sekolah yang menumpuk,,hehe
Di artikel ini aku mncoba untuk mnginformasikan analisa dan solusi dari kebiasaan buruk FU 150,,yaitu suara berisik (PREKETEK) yang sangat sering terdengar dan pastinya mngganggu pendengaran dari sang rider ya


Nah analisis pertama dari saya,,suara itu barasal dari rantai timing,,bahasa umumnya rantai keteng. Kenapa sih bisa bikin berisik?? ya penyebabnya bisa karena rantainya sudah ‘uzur’ bin melar, sproket (gir)-nya aus, atau karena stelan rantainya tidak pas lagi alias perlu distel lagi kekencengannya.
Males banget, motor keren eh bunyinya berisik banget. Huh!!!. Paniknya hati ini, melihat motor kesayangan bunyi mesinnya teriak2.
Sederhana sih solusinya, cukup dicek cam chain tension adjuster-nya bahasa gampangnya cek alat penyetel otomatis rante keteng. Cek apakah masih berfungsi atau tidak. Jika sudah tidak berfungsi maksimal ya memang musti diganti. Jadi ngak perlu asal claim minta diganti. Kalo masih berfungsi, artinya perlu distel lagi tuh tensioner!.
Gini nih caranya:
1.. Buka Cam Chain Adjuster Tensioner dari tempatnya. Gunakan kunci no 8.
2.. Setelah dibuka, dengan menggunakan obeng ( – )masukkan ke dalam celah tegangan rantai cam dan putar searah jarum jam untuk mengendorkan tegangan, kemudian lepaskan obeng ( – ).
3.. Untuk memastikan gerakan batang penekannya, bila batang penekannya macet/mekanisme pegasnya rusak ya harus diganti penyetel tegangan rantai keteng dengan yang baru.
Jadi, nggak melulu tensioner adjusternya musti diganti, cek dulu masih bekerja atau tidak. Jika masih bekerja, tinggal menyetel ketegangan rantai cam yang sesuai. Kalo sudah tidak berfungsi barulah diganti. Untuk berbagai kasus, penggantian ini biasanya gratis, karena masih dalam masa garansi.
Berikut ini langkah-langkah yang kudu duperhatikan pada saat akan memasang kembali alat tersebut.
1.. Sebelum memasang, pastikan pegas penegang sudah dikunci. Caranya dengan obeng (-) putar searah jarum jam.
2.. Putar Crankchaft pada arah yang normal untuk menghilangkan kekendoran rantai antara crank sproket dan exhaust sproket.
3.. Setelah memasang cam chain tension adjuster, putar obeng (-) berlawanan arah jarum jam. Pada saat cam chain tension adjuster berputar batang penegang a
kan terdorong oleh daya pegas dan menekan cam chain tension adjuster yang sekaligus menekan rantai cam.
Hah udah itu cuma satu analisis n solusi yang bisa aku berikan,,mungkin agak mumet ya mbacanya,,oya pada saat  servis mending ditemani ama tukang apa montir yg tau,,klo blum bisa jangan nyoba sendiri,,krna bagian yg susah itu ngembaliin crankshaftnya..

Internet Gratis Indosat

. fullpost {display: inline;} Here is a trick to surf for free using opsel indosat

The things that needed internet access for free:

    1. HP + data cable (ex: W800i + DCU-06)
    2. Personal Computer (PC), it is recommended to use Windows XP, if a Windows Vista setingannya difficult.
    3. Your Freedom (YF), a program for tunneling can let free. Download here
    4. Proxomitron, make modifications to the program header and the port and proxy settings. Download here
    5. Open VPN (ga pake also gpp), let YF more optimal program and make faster connections, download here

If everything is available, the first thing to do is install the modem to connect your HP HP use the data cable to your computer. PC will automatically detect your HP devices like memory sticks, modems, etc.. If all of that has not been installed should be installed before use PC Suite.

After all the settings of the HP and the modem is ready, next is to create a dial-up connection. The trick is to open the control panel, network connections, select Create a new connection. Select which set up manually aja trus the connect using a dial-up modem, the ISP name and phone number blank. Username & password required indosat then finnish. Open connection with the click start, connect to,


select dial up conectionnya.

In a column filled dial * 99 *** 1 #
Go to Properties, click the Networking tab, click Internet protocol TCP / IP, truz click properties, click advanced, in the general tab uncheck everything.
OK if you've tried to push the dial for what bener've checked the connection yet.

The next step is to download and install Your Freedom (YF). The download link is already available on the live download aja mpe finished. Once downloaded truz install the program. If it is open the program and click configure it for nyeting YF. In the tab Server connection:

Address: ems11.your-freedom.de

Port: 433

Protocol: https
Di tab proxy settings :
Proxy address : 127.0.0.1
Proxy Port : 8080
Proxy Type : HTTP/HTTPS
Kalo udah, klik save and exit.
After setting already settled, the next step is to create an account in YF, as YF not going the way if we do not make an account first. The trick is to go to his website content Your Freedom truz ampe slese registration form, kalo udah click submit. Ntar you will get Activation Email from YF. Open your Email, go to the email from YF, open the link there.

If it makes, you will be able username and password, enter into YF truz, go to configure, the account information tab. Enter your password usermane and there.

Still in the YF, go to ports tab:

SOCKS 4 / 5 port: 1080

Web proxy port: 1234

Open VPN port: 1194
If it is filled tick everything except the "use UDP for OpenVPN".

All settings in the YF've done, next is setting in Proxomitron. Previously proxomitron first download and install it. Once installed truz open the program. Log into the proxy settings and press ok 10.19.19.19:8080 content.
Go to setting the header, make the header again to push the new button, the following seringannya:

HTTP Header: Host: indosat

URL Match: blank

Header Value Match: *

Replacement text: wap3g.indosat.com or 202.87.46.133 (Logo of wap3g soon've not free anymore which 202.87.46.133 mending pake aja)
All settings proxomitron've gone wrong, do not forget the save default settings do not let setingannya ilang.

Furthermore, your browser settings (ex: opera / firefox) completed proxy 127.0.0.1 port 1234 filled

If it berez cmua, loe dh can ngenet gratiz tinggaldial truz connection conn aj to YF, do not forget its also in activin proxomitron.

Let more cepet conn into proxomitron open proxy, push the test ...

kalo udah conn the note HTTP/1.1 200 connected

Well .. loe dah we now can ngenet gratiz sepuaznya!

Kalo msh confused and there is a need to be asked aja post comment below.

NB: ISAT Opmin dah co.id not mean tricks ne gw jg dah follow-up co.id cz tried & still gratiz success bro! So neh ga pake xl, back up aja kalo Ntar byar akh ne follow-up co.id tricks can still be gretongan ... Hehehe

O iy header that IGOs pake aja bro, kalo pk wap3g Ntar tau2 bablaz pulse ...

Thanks .. Moga aja useful ..

Yamaha New Jupiter-Z



Setelah diperkenalkan pada publik seminggu yang lalu di Sentul (29/11), MOTOR Plus langsung menjajal performa Yamaha New Jupiter-Z. Kesempatan ini dilakukan dalam perjalanan Jogja-Kediri yang berjarak 250 km pada rangkaian acara Yamaha New Jupiter-Z Amazing Tour 2010.

Penasaran dengan performa bebek 113,7 cc ini pasti terjawab dalam perjalanan panjang itu. Dengan tinggi badan 165 cm, saat pertama kali duduk di atas jok dan kedua tangan memegang setang, rasanya tidak ada perbedaan antara Jupiter-Z baru dengan yang lama. Cuma posisi setang terasa sedikit lebih rendah. Bisa jadi lantaran dimensi keduanya tidak jauh berbeda.

Saat anak kunci diarahkan ke posisi ON, ups rumah kuncinya model magnet. Seperti yang ada di Honda Vario CBS Techno. Begitu anak kunci dilepas, lubang kunci otomatis tertutup. Dan bila diputar ke kiri berfungsi untuk membuka jok dan bagasi motor. Atau mirip yang daplikasi pada Nouvo Z.

Begitu tombol stater ditekan, suara mesin langsung terdengar, rasanya suara sedikit lebih lembut dibanding Vega ZR yang memakai dapur pacu sejenis. Ini lantaran bagian dalam saluran buang Jupiter-Z sudah didesain berbeda.



Juga pandangan pengendara ke panel spidometer tampak jelas. Apalagi ornamen spido mengadopsi eye catching illumination meter. Saat malam tiba malah jadi tampak menawan, karena sekeliling spidometer sudah dipasang pasang LED.

Begitu pedal persneling diinjak gigi ke satu dan gas dibetot, motor langsung ngacir. Tenaganya sangat responsif. Dibetot paksa, jarum spido mentok di 40 km/jam. Masuk gigi dua lagi-lagi gas dibejek habis terlihat jarum melewati 60 km/jam.

Sedang pada putaran gigi tiga kecepatan 80 km per jam bisa cepat diraih. Saat kondisi jalan lengang masuk gigi empat kecepatan New Jupiter-Z ini bisa tembus 110 km/jam. Sistem perpindahan gigi yang sudah rotari juga memudahkan kembali ke posisi netral begitu berhenti.

Saat melintasi kawasan Ngawi, Jawa Timur dan melewati jalur berkelok, handling yang dirasakan begitu mantaf. Gak ada gejala ngebuang pada sektor roda belakang. Ini lantaran sudah dilengkapi batang suspensi berdiameter besar.

Setelah hampir seharian jajal, sudut yang dibentuk antara pijakan kaki, jok dan setang juga cukup nyaman. Namun getaran sedikit terasa ketika tangan genggam setang.



DIMANJA LAMPU

Kesan elegan sepertinya ingin sempurna ditampilkan pada Yamaha New Jupiter-Z ini. Selain mengadopsi desain bodi yang sudah begitu futuristik, juga sudah dilengkapi suguhan lampu ciamik. Seperti pada headlamp yang punya desain lampu keren dan memiliki dobel bohlam dan reflector dengan mika yang lebih belo dari model sebelumnya.

Masih pada bagian muka, bodi juga didesain menyatu dengan lampu senja dan sein. Konsep lampu model ini mengingatkan pada Jupiter MX 135LC. Cuma dimensinya lebih besar dan hampir menutup setengah bagian bodi depan. Sedangkan lampu belakang memiliki ukuran lebih besar dengan desain yang juga nggak kalah menarik.

Untuk kaki-kaki, New Jupiter-Z tipe CW tentunya sudah pakai pelek palang yang sama dipakai Jupiter MX. Ini bikin tampilan jadi lebih gagah.


Honda CBR 150 Dipasangi Piston Mio

HONDA CBR 150


Fajar Sugianto bukanlah seorang pembalap. Malahan kegiatannya sehari-hari terbilang di level eksekutif. Naik motor pun tidak setiap hari. Tapi, kalau tiba-tiba di jalan raya ada yang ajak adu kebut, doi enggak mau kalah. Tantangan seperti itulah yang acap dilayaninya.

"Jadi bukan sengaja balap liar, seringnya karena enggak sengaja atau spontan saja kok," kata Fajar malu-malu. "Sering karena adu gas di lampu merah sih," lanjutnya. Wah...wah...



Karena itulah, setingan atau ubahan di mesin tidaklah terlalu drastis. "Bahkan kapasitas mesin hanya naik sedikit, sekarang sekitar 163 cc saja," kata warga Tomang, Jakarta Barat ini.

Tapi meskipun begitu disitulah letak rahasianya. Fajar cukup unik karena menggunakan piston yang sejatinya buat Mio bore up. Ukuran yang dipakai 66 mm, merek TDR.Pada piston ini memang harus dilakukan ubahan pada kubahnya. "Harus papas kepala piston buat alur klep supaya bisa untuk motor 4 katup," kata Beny Rachmawan dari Mitra2000 yang mengerjakan penggantian di dapur pacu ini.

Meski sudah dipapas, piston ini masih lebih tinggi dibandingkan piston standar CBR. "Karena itu saat TMA piston nonjok sampai mentok di head," lanjut Beny.



Karena kondisi itu, perlu dilakukan penambahan paking di blok silinder. Materialnya menggunakan aluminium setebal 2 mm.

Sementara itu meski sudah ditambah paking 2 mm, rasio kompresi masih cukup tinggi. "Harus menggunakan bensin oktan tinggi meski dipakai harian di jalan raya," kata Fajar lagi. Perbandingan kompresinya adalah 12 : 1.

Pada bagian dalam mesin juga dilakukan penghalusan. "Ya standarlah semacam porting polish begitu, lumayan tebal kok, sekitar 0,2 mm," kata pria bertubuh besar ini.

Hal lain yang diyakini pria 36 tahun ini sebagai doping yang pas di motornya ini pemilihan karbu. "Sudah coba berbagai merek dan ukuran, taunya Keihin Sudco PWK 28 yang paling pas," beber Fajar.



Sementara itu perbandingan spuyer adalah pilot-jet 48 dan main-jet 120. "Tidak terlalu basah tapi sudah yang dirasa paling pas," timbal Beny lagi.

Mengenai konsumsi BBM pun diakui olehnya tidak jauh berbeda dengan konsumsi saat masih standar. "Entah itu saat macet ataupun jalan jauh keluar kota, tetap sekitar 1 liter untuk 35 km," cuap Fajar.

Lebih jauh Fajar juga bercerita kalau masuk gigi 1 motornya ini sering loncat. "Kadang malu sendiri saat di lampu merah," ucapnya jujur. Selidik punya selidik ternyata karena penggunaan gas spontan model baru dari TDR.

Barang baru ini sangat sensitif. "Bahkan kadang sampai gigi 3 pun loncat," kata anggota CBR Club ini.

Doi rupanya senang dengan sensitifnya si gas tadi. "Tinggal menyesuaikan atau adaptasi aja kok," cuapnya.

Prestasi yang paling membanggakan Fajar saat mampu meninggalkan Satria F-150 180 cc cukup jauh. "Nggak sia-sia benahin mesinnya," tutup pria bertubuh sedang ini.

DATA MODIFIKASI

Ban depan : Battlax 120/60-17
Ban belakang : Battlax 140/60-17
CDI : Cheetah
Piston : TDR 66 mm

Honda Supra X 125 Circuit

Honda Supra X 125


Pasukan Honda di 2009 bakal makin menggigit. Setelah Rey Ratukore yang kembali merapat ke Honda dan langsung gegerkan seri I IndoPrix. Kini giliran M. Nurgianto alias Anto, mantan tandem Rey di Suzuki Junior Denso. Anto berlabuh ke Honda Banten Federal Oil. Aksi perdananya ditunjukan di seri pembuka U Mild U Bikers Festrack. Meski belum naik podium potensinya mulai kelihatan.

Itu karena modal Supra X 125 yang dulu digeber Gandhi Santana, belum banyak berubah. Jadi setingan khusus sesuai karakter Nurgianto belum sepenuhnya dilakukan. "Ini masih adaptasi awal. Jadi belum banyak berubah. Tapi 2160honda-nurgianto-dok-2.jpgpatokan mulai kelihatan," terang Edwin alias Akiang, mekanik Honda Banten Federal Oil.




Akiang masih pertahankan korekan terdahulu di kem dan desain head silinder. Durasi kem in dipatok 255° yang membuka di 34° sebelum TMA dan nutup 40° setelah TMB. Sementara, durasi kem ex lebih panjang yaitu 270°, membuka 57° sebelum TMB dan nutup 33° setelah TMA.

Karakter lama lebih enak buat balap di trek panjang macam Sentul. "Makanya, untuk main di Mandala Krida, Jogja kemarin ada sedikit perubahan. Tapi masih sedikit. karena mepetnya waktu. Input dari Anto belum banyak yang disesuaikan," kilah pria yang mirip Andy Lau ini.

Riset baru Akiang dimulai dari porting. "Dulu, saat digeber Gandhi, diameter porting 26, 5 mm, lebar di posisi bos klep 28 mm. "Sesuaikan dengan trek pasar senggol, porting dikecilin. Biar gas speed sesuai kebutuhan putaran bawah dan menengah. Diubah jadi 26 mm. Posisi di bos klep sih tetap 28 mm,” tambah pria yang buka bengkel di pasar Ciputat ini.

Hasil dynotest, memang menunjukan torsi lebih bagus. Itu yang dibutuhkan balap di trek pendek. "Mencapai 9,4 Nm BANtenpada 9.000 rpm. Power juga nambah. dulu kan hanya 18,4 dk. Sekarang jadi 18,7 dk pada 12.000 rpm," terang kakak kandung Ergus ini.

Tapi, tentu saja Akiang naikin kompresi dari kebiasaan di Sentul yang main di 13 : 1. "Untuk pasar senggol jadi 13,8 : 1. Enggak terlalau tinggi sih, biar mesin aman," tambahnya.

RASIO SUPER RAPET

Dulu, di setingan Gandi Santana lebih pede dengan rasio I = 14/34, II = 19/31, III = 19/23, IV = 25/25. Tapi buat Nurgianto, itu dirasa kurang sesuai. "Dia minta lebih rapat lagi sesuai gaya bawanya. Makanya, gigi III diganti 18/23 dan IV = 23/24. Final gir juga berubah. dari kebiasaan Gandi yang langganan 13/49, Anto lebih pas dengan 13/46.

Perubahan lain yang sudah disesuaikan dengan gaya Anto adalah desain setang motor. Kalau Gandi lebih suka pakai setang Kawasaki Ninja yang sedikit ditekuk. Tapi Anto, lebih nyaman ambil punya Yamaha RZR yang ditambah sambungan lagi. "Posisi lebih tinggi dibanding gaya Gandi," terang Akiang.

Wah, kalau semuanya sesuai termasuk setingan engine, bukan cuma podium dua team race doang tuh yang bisa diraih di Mandala Krida, kemarin.



DATA MODIFIKASI

Klep isap : Honda Sonic (28 mm)
Klep buang : Honda Sonic (23 mm)
Rasio : I = 14/34, II = 19/31,
III = 18/23, IV = 23/24
CDI : BRT
Karburator : Mikuni TM 28
Pilot-jet : 20
Main-jet : 120
Knalpot : Ahau Lift : 8,8 mm